Lokakarya Manajemen Pencegahan Karhutla di Kawasan Gunung Cikuray

Yayasan Puter Indonesia melalui Program Javan Hawk Eagle Trail (JHET) dengan dukungan dari US Forest Service (USFS-IP) dan Action on Poverty (AOP) bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Sukahurip, Kabupaten Garut dan Yayasan Tapak Gerot sebagai pengelolaan jalur pendakian Gunung Cikuray via Tapak Gerot telah melaksanakan kegiatan Lokakarya Manajemen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Fire Prevention Management Plan Workshop) pada ekosistem hutan pegunungan/dataran tinggi di Pulau Jawa, yang merupakan kegiatan tindaklanjut hasil lokakarya yang dilaksanakan di Tahura, Kota Bandung pada tanggal 24-26 Juli 2023.

Lokakarya di Kota Garut ini dilaksanakan tanggal 2-3 September bertempat di Desa Sukahurip, dengan mengundang 15 orang peserta perwakilan dari pihak pihak yang bersinggungan dengan pengelolaan ekosistem di kawasan Gunung Cikuray, antara lain: BPBD kab.Garut, Damkar Kab.Garut, Kepala seksi Trantib Kec.Cigedung, Koramil Cigedung,Sub-Polsek Cigedug, LMDH Sukahurip , REBANA (Relawan bantuan bencana), Perwakilan Desa Sukahurip, Perwakilan Desa Giriawas, Kepala desa Sidangsari, Tagana Garut, Karangtaruna Desa Sukahurip, Yayasan Tapak Gerot, Kepala Dusun Desa Sukahurip, Perhutani- KPH Garut.

Fasilitator lokakarya adalah Asep Mulyana,Azhari Fauzi dan Ridwan Fauzi dari Yayasan Puter Indonesia, dimana pada prosesnya mendiskusikan bersama-sama ide dan gagasan dari semua peserta untuk lebih memperdalam perencanaan pencegahan karhutla disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik di wilayah Gunung Cikuray. Salah satu hasil dari lokakarya adalah peserta sepakat untuk membentuk sebuah Forum Masyarakat Peduli Api sebagai sebuah wadah yang berfokus terhadap pencegahan dan atau penanggulangan karhutla di kawasan Gunung Cikuray. 

Pada sesi akhir lokakarya selanjutnya diisi dengan materi dan simulasi penanganan dan pemadaman karhutla oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut.

Bagikan