Penilaian Resiko Bencana

Pengarusutamaan kesiapsiagaan bencana dalam pembangunan yang berkelanjutan saat ini sedang gencar-gencarnya. Banyak pihak terlibat, mulai dari masyarakat lokal, LSM Nasional maupun Internasional, Pemerintah bahkan sampai ke Lembaga-lembaga di bawah koordinasi Persatuan Bangsa-Bangsa, seperti UNDP, UNEP, UNESCO dan lainnya. Banyak proyek yang sudah dikerjakan untuk pengarusutamaan kesiapsiagaan bencana ini, terutama dalam hal peningkatan kapasitas, baik untuk sumber daya manusia maupun kelembagaan, baik mulai tingkat nasional maupun tingkat kecamatan atau desa. Tetapi hasilnya memang belum lah maksimal, terutama di tingkat daerah, kabupaten, kecamatan bahkan desa. Banyak yang masih berpikir bahwa terkena bencana adalah sebuah nasib, jadi usaha apa pun yang dilakukan untuk pencegahan tidak lah akan bermanfaat. Terkadang masyarakat lokal seringkali tidak terkoneksi antara sebuah kegiatan pelatihan kesiapsiagaan bencana dengan nasib mereka, cita-cita mereka ke depan, aset-aset mereka. Padahal kesiapsiagaan terhadap bencana adalah sebuah proses hidup alamiah setiap hari, saat membangun rumah, saat bertani, berkebun dan pekerjaan lainnya. Perlu langkah-langkah yang sabar dan kreatif untuk menginternalisasi kesiapsiagaan bencana dengan pola hidup masyarakat sehari-hari.